Forum Diskusi Terbuka dan Bebas


 
IndeksPortalFAQPencarianPendaftaranLogin
Pencarian
 
 

Display results as :
 
Rechercher Advanced Search
Latest topics
» Obat herbal bab berdarah. Obat herbal untuk menyembuhkan kencing batu.
Thu Jul 21, 2016 1:22 pm by riyadiyo

» Hobat habbatussauda untuk jerawat. Habbatussauda untuk sakit lambung.
Wed Jul 20, 2016 3:14 pm by riyadiyo

» Jual USG philips lumify
Tue Jul 19, 2016 11:13 am by riyadiyo

» Jual USG chison
Mon Jul 18, 2016 9:16 am by riyadiyo

» Jual mesin USG 4d
Wed Jul 13, 2016 9:10 am by riyadiyo

» Jasa Desain Rumah Murah Bekasi. Jasa desain rumah bandung WA : 0818-0986-7604 TELP : 0858-6121-2920.
Tue Jul 12, 2016 1:32 pm by riyadiyo

» Harga alat USG jantung
Tue Jul 12, 2016 10:29 am by riyadiyo

» Jasa Desain Rumah Minimalis Yogyakarta.
Thu Jun 30, 2016 4:49 pm by profmarket

» Harga USG wed 160
Tue Jun 28, 2016 11:28 am by profmarket

» Harga Alat USG Jantung
Tue Jun 21, 2016 1:16 pm by profmarket

» Harga Alat USG Mindray
Fri Jun 17, 2016 3:15 pm by profmarket

» Harga USG 2 D
Mon Jun 13, 2016 11:49 am by profmarket

» Harga USG Mindray Dp-2200
Mon Jun 13, 2016 10:12 am by profmarket

» Harga Autoclave All American 75x.
Tue Jun 07, 2016 1:55 pm by profmarket

» Harga Table Autoclave. Jual Alat Autoclave.
Tue Jun 07, 2016 12:45 pm by profmarket

» Cara membaca hasil USG pada kehamilan - Kursus dan Pelatihan
Wed Sep 30, 2015 11:34 am by riyadiyo

» Cara menghilangkan flek hitam di usia muda dengan Glossy Magic Cream
Sun Aug 23, 2015 7:10 am by profmarket

» Perlengkapan Polisi Harga Grosir
Mon Feb 10, 2014 10:09 am by riyadiyo

» Perlengkapan Polisi Harga Grosir
Mon Feb 10, 2014 9:54 am by riyadiyo

» Lowongan kerja bidan 2014
Sun Jan 05, 2014 10:40 am by riyadiyo

Kotak Chat

ShoutMix chat widget
Statistik Pengunjung
free counters


Share | 
 

 Jack Lord, Lulusan Terbaik Unri Menjadi Cleaning Service

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
Admin
Admin


Jumlah posting : 383
Join date : 19.01.10

PostSubyek: Jack Lord, Lulusan Terbaik Unri Menjadi Cleaning Service   Mon Apr 26, 2010 10:41 am


MENGEPEL: Inilah pekerjaan sehari-hari Jack Lord di sehari-hari. Meski golongan kepegawaiannya III A, namun dia tetap ditempatkan sebagai pengepel lantai.
Matahari sudah semakin tinggi di atas Gedung Kantor Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Riau di Jalan Gajah, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru.

Beberapa orang lalu-lalang di kantor tersebut, namun seseorang berseragam dinas yang akhirnya diketahui bernama Jack Lord (30) masih tetap berkutat dengan tangkai sapu dan kain lap untuk membersihkan beberapa lantai ruangan di kantor tersebut.

WARGA Jalan Genteng Perumahan Tampan Permai, Kelurahan Tuah Karya, Kecamatan Tampan, ini, sebenarnya adalah seorang PNS golongan III A, namun saat bercerita dengan Riau Pos di kantor tersebut dia terkesan malu dan hampir tidak mau mengakui bahwa dia adalah PNS yang pernah menamatkan kuliah di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip), Jurusan Ilmu Pemerintahan Universitas Riau (Unri) dengan indeks prestasi kumulatif 3,75.

Kenyataan tentang dirinya adalah seorang sarjana tersebut hampir tenggelam dan tidak terlacak jika sekilas melihatnya, namun Riau Pos terus bertanya tentang siapa diri Jack sebenarnya. Jack Lord kemudian memulai ceritanya bahwa dia sudah menjadi PNS tahun 2002 dalam kualifikasi tamatan SMU pada golongan IIB sebagai pengatur muda tingkat satu.

Pada tingkat ini, Jack mulai bekerja sebagai tenaga cleaning service. Dia setiap harinya harus menyapu lantai dan membersihkan ruangan, mengepel, membersihkan kaca, bahkan membersihkan kakus di kantor tersebut. Namun resminya tercatat pekerjaannya adalah sebagai pengelola kebersihan ruang belajar dan aula kecil.

Saat bercerita itu, suara Jack Mulai lirih, tangan kanannya yang memegang tangkai sapu terlihat bergetar, tarikan napasnya juga terdengar cepat. Perlahan matanya mulai berkaca-kaca.

Jack mengaku, sambil bekerja, dia berusaha untuk kuliah karena dia juga punya cita-cita menjadi seseorang yang bisa dibanggakan oleh orang tua dan keluarganya. Namun sampai Rabu (21/4) kemarin, nasibnya tetap saja sebagai tukang pel lantai LPMP.

Walaupun Jack telah berhasil menamatkan kuliah dan lulus hampir dengan nilai cum laude di universitas negeri terbesar di Riau serta telah melewati proses penyesuaian ijazah, tapi tak ada perubahan dalam pekerjaannya.

‘’Saya sudah pernah protes dan sampai ke Jakarta, namun tetap tidak ada perubahan. Sepertinya mungkin inilah takdir saya, menjadi tukang sapu saja. Saudara saya juga jadi tukang sapu jalan. Berdua bersaudara kami laki-laki yang lulus kuliah seperti dipermainkan nasib, anak yang seharusnya sudah bisa membanggakan orang tuanya, tapi sampai kini hanya jadi tukang sapu,’’ ujar Jack berlinang air mata.

Dia merasa dipermainkan dan ditindas, protes kepada atasannya terus dilakukannya. Malah pernah dia bertanya, apakah memang ada pegawai negeri golongan IIIA sebagai penyapu lantai dalam SK yang dikeluarkan oleh pemerintah. Tapi waktu terus berlalu, pekerjaan harus tetap dilakukannya, dan tetap tidak ada perubahan.

Dulu saat dia protes ke Jakarta, ditanggapi oleh Direktorat Jendral Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan yang ditandatangani Ir Giri Suryatmana. Oleh Giri, atasannya yang di Pekanbaru disuruh untuk memperbaiki SK sesuai dengan golongan yang ditempati Jack. Atasannya mengakui ada kesalahan dalam pengetikan. Tapi kondisi masih tetap saja sama setelah protes tersebut.

‘’Dengan golongan yang sama, teman-teman duduk dalam ruangan bekerja dengan kertas dan pulpen tapi saya memegang sapu membersihkan lantai. Saya tidak keberatan dengan pekerjaan ini, karena dari dulupun inilah pekerjaan saya tapi apa sesuai dengan yang sudah saya tempuh, percuma saja rasanya saya pernah kuliah,’’ ujar Jack sambil terisak.

Dengan suara lirih sambil menghapus air mata yang mulai mengalir di pipinya, Jack mengatakan, dia mengerti dengan berbagai birokrasi pemerintahan dan berbagai disiplin ilmu pemerintahan serta bagaimana manajemen kepegawaian. Menurutnya, apa yang sedang dijalaninya sekarang ini sangat bertetangan dengan hatinya yang memahami pekerjaan pemerintahan.

Lalu dengan suara lirih dan parau, Jack kemudian bertanya, ‘’Apakah nasib saya ini karena ada kesalahan dari nenek moyang atau orang tua saya dulu sebelum melahirkan saya? Tak sanggup rasanya ditahankan hati tapi saya harus hidup menjalani nasib ini,’’ tanya Jack.

Jack mengaku sedikit kehilangan percaya diri, memasuki umur kepala tiga, dirinya belum menikah. Pernah terpikir dan terasa di hatinya untuk menikahi seorang gadis, tapi kondisinya sebagai seorang tukang sapu membuatnya tidak pernah berani mengungkapkan perasaan pada perempuan pujaan hatinya. ‘’Saya ini tukang sapu, siapa yang akan mau bersuamikan saya ini. Sepertinya tak ada orang tua seorang anak gadis yang mau melepaskan anak gadisnya hidup bersama saya,’’ ujar Jack dalam dialek Melayunya yang kental.

Jack juga menjelaskan, bukan tidak bisa menerima pekerjaan sebagai petugas kebersihan, namun lebih kepada kompetensi keilmuan dan kelaziman di dunia kerja.

‘’Bukan dikarenakan tidak menghargai pekerjaan tersebut. Hanya saja, naif rasanya bila melihat orang dengan golongan yang sama, bisa bekerja sesuai dengan kemampuan dan keahlian mereka. Saya sarjana Ilmu Pemerintahan, saya mengerti tugas pokok dan pekerjaan aparatur pemerintahan, etika birokrasi, pembagian kerja dan kewenangan, kebijakan publik, membuat undang-undang, bahkan ilmu politik dalam pemerintahan. Saya ini mungkin tidak kalah dibandingkan dengan para alumni Sekolah tinggi Ilmu Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN) atau Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), yang membedakan kami sepertinya hanya nasib saya yang menjadi tukang bersih-bersih ini,’’ ucap salah satu mahasiswa terbaik Unri tahun kelulusan 2003 tersebut dengan mata kembali berkaca-kaca.

‘’Bila dalam ketentuannya memang ada hal yang membenarkan PNS dengan golongan III A bekerja sebagai tenaga kebersihan, bisa saja tugas itu tetap akan diterima sebagai konsekuensi tugas. Hanya saja, jelas hal tersebut bukan sebuah kelaziman di lingkungan pemerintah. Apalagi bila dikaitkan dengan fakta bahwa saat ini pemerintah lebih banyak menggunakan tenaga outsourching untuk mengerjakan tugas pembantu umum perkantoran,’’ sebut Budi Astoto, salah seorang mantan Ketua Himpunan Mahasiswa Ilmu Pemerintahan ketik diminta tanggapannya tentang nasib Jack.

Dia mengaku kecewa, karena, secara kualitas, sumber daya manusia seperti Jack Lord harusnya mendapatkan job description yang jelas sesuai dengan kualifikasi ilmu dan kepangkatan yang dimilikinya.

‘’Saya bahkan baru sekali ini mendengar pegawai golongan IIIA bekerja sebagai pembersih ruangan kantor. Karena selama ini tugas itu hanya diberikan pada tenaga tidak terdidik dan tidak terlatih,’’ sebut dia.

Penjelasan tersebut juga dikuatkan oleh staf pengajar Ilmu Pemerintahan Unri, Saiman Pakpahan SIP MSi yang menyebutkan bahwa hal tersebut pasti terjadi dikarenakan penyusunan Struktur Organisasi Tata Pemerintahan (SOTK) yang tidak clear. Bila penempatan tersebut didasari oleh alasan bahwa tidak ada posisi untuk penempatan pegawai dengan golongan yang setara, harusnya, antar-satuan kerja bisa saling berkoordinasi. Dengan demikian, potensi jajaran tetap sesuai dengan golongan dan tugas pokoknya.

‘’Saya malah melihat hal ini menunjukkan lemahnya sensififitas pimpinan, karena, idealnya, pimpinan bisa melihat potensi bawahan sesuai dengan golongan. Ini baru pertama sekali saya dengar, PNS golongan III A bertahun-tahun menjadi pekerja kasar yang tugasnya membersihkan ruangan. Bisa jadi ini banyak terjadi, tapi, itu merupakan bentuk tidak pekanya pimpinan terhadap potensi yang ada di wilayah kerjanya,’’ sebut dia.

Kata Sulaiman lagi, kalau alasannya adanya sikap suka atau tidak suka, itupun tak bisa jadi ukuran dalam kerja birokrasi, karena, kinerja birokrat diukur bukan berdasarkan aspek personalitas, melainkan profesionalitas bekerja. “Adapunish and reward. Pemimpin tak bisa menilai berdasarkan ukuran suka atau tidak suka, atau aspek kedekatan. Yang kita khawatirkan dalam sistem yang seperti itu, ada pegawai dengan golongan yang lebih rendah, tapi bisa mengerjakan tugas yang harusnya bisa dikerjakan oleh petugas yang mengerjakan pekerjaan kasar tersebut,’’ papar Saiman.

Riau Pos mencoba mengkonfirmasi status Jack ini kepada Kepala LPMP Riau, Zainal, namun dalam keterangan singkatnya Zainal mengaku sedang mengikuti acara dan minta tidak diganggu dahulu.

Kasubag Umum LPMP Riau, Drs Syukhmide Hendri saat ditemui secara terpisah tidak menafikan adanya pekerja dengan tamatan sarjana dipekerjakan sebagai tenaga cleaning service di kantornya. Hanya saja, saat ditanyakan apa dasar penempatan dan pembagian kerja yang digunakan, Syukhmide Hendri berusaha menghindar dengan pergi begitu saja meninggalkan Riau Pos, padahal sebelumnya dia sempat hendak bercerita panjang seputar tugas di LPMP. Sembari berpura-pura memanggil salah seorang pegawai, Syukhmide langsung lari begitu saja.

Diminta Bersabar
Terkait masalah ini, Kepala Dinas Pendidikan Riau, Prof Dr Ir Irwan Effendi mengaku tidak bisa menghakimi lembaga maupun orangnya. Pasalnya, sesuai dengan ketentuan hal tersebut adalah kebijakan pimpinan maunpun lembaga di mana dia bekerja. Selain itu juga, sebagai PNS apapun dia harus siap menghadapinya.

‘’Kita tidak bisa menilai orang dari penilaiannya di akademis. Jika memang dia melangkah dari tamatan SMA dan baru penyesuaian berarti memang ada jenjang untuk itu. masalah apa yang dikerjakannya mungkin kerena belum ada kesempatan saja. Yang jelas dia harus bersabar saja,’’ terangnya saat dihubungi Riau Pos Rabu (21/4).

Sumber : riaupos

_________________
Terimakasih atas kunjungan Anda ke forum ini, jangan lupa mampir ke postingan lainnya juga ya... Jika Anda berkenan silahkan Anda meninggalkan komentar, berdiskusi dengan sesama diskasers atau sekedar memposting artikel2 menarik di forum ini....

Selamat Berdiskusi... btw ingat no SARA...
Kembali Ke Atas Go down
http://diskas.forumm.biz
Admin
Admin


Jumlah posting : 383
Join date : 19.01.10

PostSubyek: Re: Jack Lord, Lulusan Terbaik Unri Menjadi Cleaning Service   Mon Apr 26, 2010 10:42 am

Terkait Lulusan Terbaik Jadi Cleaning Service LPMP

Tempatkan Sarjana pada Pemikir

Laporan SYAHRUL MUKLIS dan BUDDY SYAFWAN, Pekanbaru redaksi@riaupos.com
Citra alumni pendidikan tinggi harusnya mendapatkan tempat yang layak. Namun seorang sarjana yang telah menekuni dan mempelajari bidang ilmunya bertahun-tahun, hanya ditempatkan sebagai tukang pel lantai di Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP).


‘’Kita keberatan ada alumni Fisip yang melakoni pekerjaan tidak pada tempatnya. Bukan pada soal cleaning service-nya, tetapi lebih pada penempatan kerjanya. Saya kira ini soal kearifan seorang pemimpin dalam menempatkan seseorang pada bidang yang sesuai. Mengapa masih ada orang yang menekuni pekerjaan tidak sesuai dengan disiplin ilmunya,’’ ujar Dekan Fisip Unri, Drs Ali Yusri MS kepada Riau Pos, ketika dimintai tanggapannya tentang Jack Lord, Alumni Fisip Unri yang memiliki golongan III A, tetapi dipekerjakan sebagai seorang cleaning service di Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP).

Ketika ditanya apakah Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) Universitas Riau tidak merasa dilecehkan, mengingat Fisip merupakan almamater tempat Jack Lord menuntut ilmu, Ali Yusri mengatakan bahwa secara global, tentu almamater merasa dilecehkan. ‘’Secara global, ya. Tetapi, sebagai kaum intelektual ini tidak bisa direspon begitu saja. Harus ada penyelesaiannya. Kita harus menempatkan sarjana pada posisi pemikir,’’ terangnya kepada Riau Pos di Gedung Rektorat.

Ali Yusri menyampaikan, bahwa beberapa tahun yang lalu ada semacam diskusi dan keluhan dari yang bersangkutan (Jack Lord) menyangkut kerjanya, padahal dia merupakan pegawai dengan golongan III A .

Kepala LPMP Riau, Drs H Zainal Arifin MM ketika dikonfirmasi Riau Pos melalui telepon selulernya malam tadi mengatakan bahwa dia sedang berada di Batam menghikuti acara Rakor. ‘’Saya belum bisa memberikan keterangan, sekarang masih di Batam mengikuti acara rakor,’’ katanya sambil mematikan handphone.

Bukan Pemprov
Terkait dengan keberadaan LPMP tempat Jack Lord bekerja, Kepala Biro Humas Pemprov Riau, Zulkarnain Kadir meluruskan bahwa Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) bukanlah berada di bawah koordinasi Pemerintah Provinsi Riau. Lembaga ini adalah wadah yang dibentuk pemerintah pusat di bawah Departemen Pendidikan, tepatnya Direktorat Jenderal Peningkatan Mutu Pendidikan dan Tenaga Kependidikan.

Hal tersebut dijelaskan Zul perlu ditegaskan kembali karena ada beberapa persepsi yang salah ditengah masyarakat terkait pekerjaan Jack Lord yang menurut masyarakat tidak sesuai dengan kualifikasi ilmu dan kepangkatan yang dia miliki. ‘’Kami tidak menilai apapun soal tersebut, hanya saja, LPMP, sekali lagi, bukan berada di bawah koordinasi Pemprov Riau, khususnya Dinas Provinsi Riau,’’ sebut dia.

Nama LPMP sendiri, beberapa waktu lalu sempat mencuat ke permukaan, terkait permasalahan pengurusan Penetapan Angka Kredit (PAK) untuk guru-guru yang hendak mengajukan kenaikan pangkat dari golongan IVa ke IVb. Peran LPMP sendiri merupakan salah satu lembaga pemberi rekom untuk pengajuan pangkat yang ditandatangani oleh Sekjen PMPTK.

Jack Lord Tetap Bekerja
Sementara itu, Jack Lord, meski masih menyisakan kesedihan karena bertahun-tahun menjalankan tugas sebagai cleaning service, kemarin mengaku tetap kembali bekerja sebagaimana biasanya. Dia masih tetap melaksanakan tugas membersihkan lantai dan menata kursi kelas. Kembali dia bercerita bahwa di kantornya ramai membicarakan dirinya, namun hanya antara pegawai Kantor LPMP Riau saja.

‘’Ada saya lihat di ruangan orang sempat membicarakan saya masuk koran, tapi tak ada yang bertanya langsung pada saya, di kantin juga orang-orang heboh berebut koran melihat foto saya di halaman depan, tapi mereka hanya membaca, tak ada tanggapan,’’ ujar Jack.

Jack juga bercerita pada Riau Pos bahwa sejak siang hari kemarin, telepon selularnya sering berdering. Ada banyak pesan dan telepon masuk dari temannya sesama Alumni Unri. Ada banyak juga orang yang peduli padanya.

‘’Teman-teman sesama kuliah dulu banyak yang nelpon, dan ada juga yang mengirim pesan, mereka bertanya pada saya bagaimana kondisi saya sekarang, lalu mereka juga mengatakan agar saya terus berjuang untuk memperolah hak yang layak untuk hidup saya,’’ kata Jack.(izl)

Sumber:
http://www.riaupos.com/

_________________
Terimakasih atas kunjungan Anda ke forum ini, jangan lupa mampir ke postingan lainnya juga ya... Jika Anda berkenan silahkan Anda meninggalkan komentar, berdiskusi dengan sesama diskasers atau sekedar memposting artikel2 menarik di forum ini....

Selamat Berdiskusi... btw ingat no SARA...
Kembali Ke Atas Go down
http://diskas.forumm.biz
 
Jack Lord, Lulusan Terbaik Unri Menjadi Cleaning Service
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1
 Similar topics
-
» Service manual untuk service/rebuilding project, etc buat moge kesayangan anda! (With sample pics)
» < WTA > Service knalpot karbon
» Service Manual Ninja 250R
» TANYA: Buku service dan manual serta jadwal service
» Knalpot Ninin Terbaik

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
Forum Diskusi Terbuka dan Bebas :: Berita Hangat :: Berita Dalam Negeri-
Navigasi: