Forum Diskusi Terbuka dan Bebas


 
IndeksPortalFAQPencarianPendaftaranLogin
Pencarian
 
 

Display results as :
 
Rechercher Advanced Search
Latest topics
» Sale Upstate Ny Gem Car For Sale Az. Car Hauler Trailers For Sale In Amarillo Tx.
Wed Sep 06, 2017 7:47 am by riyadiyo

» Car For Sale In Greenwich Ct. Cars For Sale In Houston Carmax. Chevrolet Camaro Used Car For Sale In India.
Wed Sep 06, 2017 7:41 am by riyadiyo

» Cara Menggunakan Alat X-ray. Cara Menggunakan Mesin X Ray. Cara Mengoperasikan Mesin X Ray.
Tue Sep 05, 2017 11:08 am by riyadiyo

» Distributor alat USG. Distributor USG merk. Distributor USG mini.
Mon Aug 21, 2017 2:36 pm by riyadiyo

» Jual printer USG merk. Jual probe linear USG. Jual USG 2d 3d dan 4d.
Mon Aug 21, 2017 2:20 pm by riyadiyo

» Susu kambing untuk obat batuk. Susu kambing untuk obat paru paru.
Wed Aug 16, 2017 11:27 am by riyadiyo

» Susu kambing obat sesak nafas. Susu kambing obat stroke. Susu kambing obat tbc.
Wed Aug 16, 2017 10:24 am by riyadiyo

» Obat kapsul jerawat yang ampuh. Manfaat obat zinc untuk jerawat. Obat jerawat herbal terbaik Berizin POM.
Fri Aug 11, 2017 3:08 pm by riyadiyo

» Obat herbal jerawat punggung. Obat penghilang jerawat yg paling ampuh.
Fri Aug 11, 2017 2:54 pm by riyadiyo

» Menghilangkan bopeng bekas jerawat di wajah. Obat penghilang jerawat permanen cara mengobati jerawat cepat dengan herbal.
Sat Aug 05, 2017 2:34 pm by riyadiyo

» Penggunaan alat CT SCAN. Perawatan alat CT SCAN. Jual Beli dan Kerjasama Operasional (KSO) CT Scan Untuk Rumah sakit dan Klinik, swasta, pemerintah atau militer. Hubungi WA : 0818-0986-7604 / 0857-5940-0070 Telp : 0822-1813-7048
Sat Jul 08, 2017 10:51 am by riyadiyo

» KSO alat kesehatan. KSO alkes. Nama alat CT SCAN. Jual Beli dan Kerjasama Operasional (KSO) CT Scan Untuk Rumah sakit dan Klinik, swasta, pemerintah atau militer. Hubungi WA : 0818-0986-7604 / 0857-5940-0070 Telp : 0822-1813-7048
Sat Jul 08, 2017 10:36 am by riyadiyo

» What Is the Easiest Small Business Accounting Software.
Mon Jun 19, 2017 1:24 pm by riyadiyo

» What Is the Best Web Based Accounting Software.
Mon Jun 19, 2017 1:18 pm by riyadiyo

» Usaha kesehatan sekolah puskesmas - KSO, Sewa & Jual Beli CT Scan Untuk Rumah sakit dan Klinik swasta & pemerintah.
Tue Jun 13, 2017 3:40 pm by riyadiyo

» Usaha kesehatan kerja di puskesmas - KSO, Sewa & Jual Beli CT Scan Untuk Rumah sakit dan Klinik swasta & pemerintah.
Tue Jun 13, 2017 3:09 pm by riyadiyo

» USG android untuk klinik dan rumah sakit bersalin
Sat Jun 03, 2017 10:47 am by riyadiyo

» Harga CT SCAN 16 slices. KSO, Sewa & Jual Beli CT Scan Untuk Rumah sakit dan Klinik.
Wed May 31, 2017 11:01 am by riyadiyo

» Harga alat kesehatan CT SCAN. KSO, Sewa & Jual Beli CT Scan Untuk Rumah sakit dan Klinik.
Wed May 31, 2017 10:53 am by riyadiyo

» Supplier USG mini. Alat USG abdomen. WA : 0818-0986-7604
Tue May 30, 2017 10:59 am by riyadiyo

Kotak Chat

ShoutMix chat widget
Statistik Pengunjung
free counters


Share | 
 

 Amdahl's Law: dual core bukan jaminan.

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
Kreshna Iceheart

avatar

Jumlah posting : 6
Join date : 28.01.10
Age : 41

PostSubyek: Amdahl's Law: dual core bukan jaminan.   Fri Jan 29, 2010 9:44 pm

Saat ini dunia komputer mungkin sedang euphoria dengan istilah-istilah seperti "dual core" dan "quad core". Terimakasih kepada kampanye marketing dari Intel, konsumen-konsumen yang kebanyakan duit akan dengan senang hati membeli prosesor quad core dengan harapan bahwa komputernya akan memberikan kinerja maksimum. After all, semakin banyak core, maka komputer akan semakin cepat. Bukan begitu?

Belum tentu.

Kalau ada berpikir bahwa prosesor dual core akan memberikan kinerja dua kali lipat, sedangkan prosesor quad core akan memberikan kinerja empat kali lipat, maka jawabannya salah. Kenapa? Karena tidak semua proses dapat diparalelkan. Peningkatan kinerja yang diperoleh dengan menambah jumlah core tetap dibatasi oleh proses-proses yang tidak bisa diparalelkan. Ini disebut dengan Amdahl's Law.


Sebagai contoh, seandainya suatu rangkaian proses memakan waktu 20 jam. Tapi dari 20 jam itu, ada suatu proses sebesar 5 jam yang tidak dapat diparalelkan. Maka, jika proses tersebut dikerjakan dengan dual core, waktu pengerjaannya adalah 5 jam + (15 jam / 2 processor ) = 12.5 jam.

Yup, ternyata dual core tidak berhasil mengecilkan waktu proses menjadi 10 jam, tetapi hanya sampai 12.5 jam saja. Peningkatan kinerja yang diperoleh bukan 2 kali lipat (bukan 20 jam / 10 jam), tapi hanya sekedar 1.6 kali lipat saja (yaitu 20 jam / 12.5 jam).


Oke, sekarang bagaimana kalau rangkaian proses di atas dikerjakan dengan processor 4 core? Maka waktu pengerjaannya menjadi 5 jam + (15 jam / 4 processor) = 8.75 jam.

Ternyata menggunakan quad core juga gagal mengurangi waktu proses menjadi 5 jam, tetapi hanya menjadi 8.75 jam saja. Peningkatan kinerja yang diperoleh bukan 4 kali lipat (bukan 20 jam / 5 jam), tetapi hanya 2.28 kali lipat saja (yaitu 20 jam / 8.75 jam).


Bagaimana kalau kita menggunakan 8 core? Berhubung proses yang 5 jam itu tidak dapat diparalelkan, maka waktu pengerjaannya menjadi 5 jam + (15 jam /8 processor) = 6.875 jam. Peningkatan kinerja yang diperoleh adalah 20 jam / 6.875 jam = 3 kali lipat.

Dari sini terlihat bahwa:
Dengan 2 core, ternyata peningkatannya hanya sebesar 1.6 kali lipat.
Dengan 4 core, ternyata peningkatannya hanya sebesar 2.28 kali lipat.
Dengan 8 core, ternyata peningkatannya hanya sebesar 3 kali lipat.
Inilah yang disebut dengan law of diminishing return, dimana peningkatan kinerja malah menjadi semakin kecil dengan penambahan core. Sebagai contoh, penggunaan 8 core hanya memberikan kinerja sebesar 3 kali lipat, padahal jumlah core -nya adalah 8. Jadi ternyata 8 core tidak bisa menambah kinerja menjadi 8 kali lipat.


Tentu semua ini dengan asumsi bahwa dari suatu rangkaian proses sebesar 20 jam, ada proses sebesar 5 jam yang tidak dapat diparalelkan. Tapi bisa kita lihat, bahwa dalam kasus di atas, proses yang tidak bisa diparalelkan tersebut hanyalah sebesar 25% (5 dari 20), tapi sudah cukup untuk mengurangi kinerja 8 core menjadi hanya sebesar 3 kali lipat saja.

Kalau begitu, apakah processor 8 core tidak bisa memberikan kinerja 8 kali lipat? Jawabannya: BISA. Tetapi hanya pada kondisi ideal dimana 100% proses bisa diparalelkan.

Tapi sekali lagi, di dunia nyata ini tidak mungkin ada 100% proses yang bisa diparalelkan. Membangun rumah saja harus membuat fondasi dulu, harus membuat kerangka dulu, baru bisa mengerjakan yang lain-lainnya. Sebelum memasang genteng, rumahnya kan harus jadi dulu. Jadi memang tidak mungkin ada proses yang 100% bisa diparalelkan.

Demikian juga dengan proses-proses komputer. Proses-proses yang dapat dikerjakan secara paralel (oleh dual core, quad-core, dsb) tetap membutuhkan overhead untuk mensinkronisasikan proses-proses tersebut. Dan overhead ini tidak dapat diparalelkan, namanya juga overhead.

Selain itu, tidak semua proses itu gampang untuk diparalelkan. Proses-proses yang linear seperti ray-tracing atau video encoding memang mudah untuk diparalelkan. Tetapi banyak sekali proses yang bersifat "unpredictable" (seperti bermain game atau mengetik dengan MS-Word) sehingga sulit diparalelkan.

Peningkatan kinerja multicore (dual core, quad core, dsb) tidak hanya berasal dari kemajuan teknologi processor, tetapi juga lebih berasal dari modifikasi-modifikasi terhadap coding aplikasi atau sistem operasi. Game-game yang sudah agak kuno, misalnya, tidak akan mendapat keuntungan apa-apa dari dual core. Kalau game kuno itu berjalan cepat di Core2 Duo, itu bukan karena dual core -nya, tetapi karena masing-masing core dari Core2 Duo memang lebih cepat daripada Pentium 4.

Sistem operasi dapat "mengakali" aplikasi-aplikasi yang tidak dirancang untuk dual core supaya bisa mendapat keuntungan dari dual core tersebut, yaitu dengan metode yang disebut sebagai "processor affinity". Misalnya saja, kita dapat mengeset supaya MS-Word berjalan di core nomor 1, sedangkan WinAmp berjalan di core nomor 2. Dengan demikian, kita bisa mengetik sambil mendengarkan WinAmp dengan kinerja yang lebih cepat daripada kalau menggunakan processor tipe single core.

Tapi tetap saja, software MS-Word itu sendiri tidak bisa diparalelkan. Kalau WinAmp -nya kita matikan, misalnya, maka kinerja MS-Word tidak akan menjadi lebih cepat.

Thoughts? Opinion?
Kembali Ke Atas Go down
Admin
Admin
avatar

Jumlah posting : 383
Join date : 19.01.10

PostSubyek: Re: Amdahl's Law: dual core bukan jaminan.   Mon Feb 01, 2010 12:54 pm

Nice info sob... lanjutken... afro
Kembali Ke Atas Go down
http://diskas.forumm.biz
 
Amdahl's Law: dual core bukan jaminan.
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1
 Similar topics
-
» WTA cdi BRT dual band mati mendadak
» WTS NEW CDI BRT DUAL BAND + REMOTE
» Fakta Mengerikan Tentang bumi
» Minta saranya dong teman2
» Ninja 250r bersama moGe

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
Forum Diskusi Terbuka dan Bebas :: Teknologi Informasi & Elektronika :: Komputer-
Navigasi: